Sabtu, 19 Maret 2016

Yuk Membaca Buku Berbahasa Inggris [a bookish talk]

Hai teman-temaaan..... Kali ini saya mencoba bikin postingan non-review yang masih berbau buku. Jika teman-teman suka membaca buku juga, pasti donk ingin sekali-kali cuap-cuap, curhat, dan ngobrol nggak jelas tentang segala hal yang ada hubungannya dengan buku? Nah, berhubung saya juga sepertinya membutuhkan media curhat untuk ngobrolin segala hal seputar buku, terciptalah postingan BOOKISH TALK ini. Semoga bermanfaat :)

Yuk Membaca Buku Berbahasa Inggris

Membaca buku-buku berbahasa Inggris memang masih menjadi kendala bagi sebagian orang Indonesia. Tapi hal itu sebenarnya wajar kok, kenapa? Karena bahasa Inggris di negeri kita tercinta ini masih berposisi sebagai "foreign language" bukan "second language". Hal ini menyebabkan exposure terhadap bahasa Inggris masih sangat sedikit, menyebabkan bahasa Inggris menjadi terasa lebih "asing" dari seharusnya. Tentu hal ini menjadi kendala jika kita ingin menikmati buku berbahasa Inggris, bukan?

Bagaimana bisa menikmati, membaca saja aku susah.... *eh*

Lalu, bagaimana solusinya? Secara teori sebenarnya mudah: kurangnya exposure terhadap bahasa menyebabkan bahasa itu terasa asing. Agar tidak terasa asing, tentu kita harus berusaha menambah exposure kita terhadap bahasa tersebut, bukan? Seperti kata pepatah "practice makes perfect" dan "bisa karena biasa". Dua peribahasa tersebut sangat tepat menggambarkan situasi ini.

Choose A Book Now!

Jika ingin pandai berenang, tentu harus menceburkan diri ke kolam dan berani basah dahulu, bukan? Sama halnya dengan membaca buku berbahasa Inggris; harus berani untuk langsung memilih buku, memegangnya dan mengelus-elusnya dengan sayang dan jangan takut untuk pusing karena merasa tidak bisa membacanya. Pasti bisa! Meskipun butuh waktu, tapi asal yakin bisa, saya percaya tidak ada yang tidak mungkin kok.

Oh ya, sebagai permulaan, jangan malu untuk memilih buku yang tipis dan dengan bahasa yang mudah dipahami. Dalam hal ini, buku anak-anak lebih pas untuk belajar, karena biasanya buku atau novel anak memang sengaja ditulis dengan bahasa yang ringan agar mudah dipahami segmen pembacanya. Jangan takut dianggap kekanak-kanakan, karena, jujur saja, sampai sekarangpun saya masih sangat menikmati novel anak-anak. Salah satu yang menjadi favorit saya adalah Tales of Fourth Grade Nothing-nya Judy Blume.

Selembar Sehari

Bagi yang pertama kali mencoba membaca novel atau buku berbahasa Inggris, memang akan terlihat mengerikan saat menatap ratusan halaman dalam bahasa yang rasanya sulit dipahami. Pertanyaan seperti "Kapan selesainya?" dan "Berapa lama saya akan membaca ini?" pastilah menjadi ancaman yang menyurutkan niat. Well, saran saya cuma satu: jangan bertanya mengenai kapan kau akan menyelesaikan buku itu, tapi nikmati prosesnya. "Enjoy the ride". Dalam belajar bahasa, yang paling penting adalah prosesnya, karena bahasa adalah sesuatu yang tidak mungkin instant. Dengan membaca hanya selembar sehari, mungkin sebelum tidur, toh pada akhirnya akan selesai juga. Lagipula, membaca satu lembar tidak makan waktu banyak lho.... hanya beberapa menit saja :)

Kamus Itu Penting, Tapi Jangan Ketergantungan

Ketika pertama kali membaca buku berbahasa Inggris, kita semua tentu membutuhkan kamus yang bagus. Bahkan, bukan hanya bagi pemula saja, kamus itu wajib hukumnya bagi siapapun yang sedang belajar bahasa, meskipun dia sedang belajar di tingkat PhD sekalipun. Jadi jangan takut terlihat membawa atau membuka kamus lho... Membuka kamus tidak membuatmu terlihat bodoh kok, justru terlihat keren, elegan dan sangat berkelas, heheheee....

Tapiiii......kesalahan fatal yang sering terjadi adalah "terlalu sering membuka kamus". Serius, lho. Jika dalam satu kalimat yang hanya terdiri dari 10 kata dan kau membuka kamus untuk 8 kata diantaranya...well, itu sama saja kau tidak menikmati isi dari buku yang kaubaca.

Lalu bagaimana caranya jika tidak tahu arti kata tertentu? Tebaklah dari konteks kalimatnya. Jika dan hanya jika kau tidak bisa menebak dari konteks kalimatnya...nah, barulah kamus maju perang di sini. Intinya adalah, jadikan kamus sebagai "pilihan terakhir", jangan sedikit-sedikit buka kamus, karena itu tidak efektif. Lagipula jika sebelumnya saya membuka kamus untuk kata "A", saya biasanya malah lupa artinya beberapa menit kemudian, jadi membuka kamus terlalu sering malah justru bikin stress, hahahaa ;p

Hal ini saya lakukan saat saya baru belajar membaca buku-buku berbahasa Inggris, dan memang bagi saya sangat efektif. Tapi teknik ini relatif lho, karena setiap orang berbeda cara belajarnya.

Pasang Aplikasi E-Book Reader di Smartphone

Pada era smartphone seperti sekarang ini, sangat mudah untuk membaca buku berbahasa Inggris. Tinggal pasang, download bukunya, dan bisa baca dimanapun! Yang lebih asyik lagi, biasanya aplikasi-aplikasi tersebut sudah dilengkapi built-in dictionary lhooo... jadi tinggal klik langsung tahu artinya. Saya sendiri paling pas menggunakan aplikasi Moon+Reader, namun beberapa teman saya lebih memilih Aldiko atau Zo:Reader . Apapun tak masalah, asal bisa membuat kegiatan membaca menjadi mudah; menunggu antrian di bank? Membaca buku dulu.... Menunggu bus di halte? Membaca buku dulu.... Ke toilet? Er...eh, itu.....

Saya dan Novel Berbahasa Inggris

Nah, yang terakhir saya mau buka-bukaan nih.... Kapan sih saya mulai suka membaca buku berbahasa Inggris? Belum lama kok....hahaaaa....

Oke, begini ceritanya ya....

Saya berasal dari keluarga sederhana yang orangtua saya bahkan sangat tidak bisa berbahasa Inggris. Saya tahu kok, banyak anak sekarang yang dilatih oleh orangtua meraka berbahasa Inggris sejak usia dini. Jika kalian termasuk yang seperti itu, berbahagialah, kalian sangat beruntung. Namun jika tidak? Tak apa kok....saya yang orang kampung ini juga tidak. Boro-boro bahasa Inggris, saya masih ingat waktu SD berbicara dalam bahasa Indonesia saja saya justru dianggap aneh dan sok karena semua teman saya berbicara dalam bahasa Jawa Ngapak yang sangat medhok. Apalagi di masa itu (duh, jadi merasa tua) di SD negeri (apalagi SD negeri di desa-desa) belum ada pelajaran bahasa Inggris di sekolah. Jadi, kapan saya mulai belajar bahasa Inggris? Tentu saat kelas 1 SMP di sekolah, dengan jam pelajaran yang hanya beberapa jam seminggu. Saat itu saya sudah senang sekali membaca novel, meski kebanyakan terjemahan.

Pada saat kelas 1 SMA, ketika berjalan-jalan di toko buku yang letaknya tak jauh dari sekolah, saya tidak sengaja menemukan buku Jane Eyre karangan Charlotte Bronte dan Treasure Island oleh R.L. Stevenson dalam bahasa Inggris, namun simplified version. Saat itu saya sangat penasaran, dan amazed karena bisa menemukan buku klasik, meski simplified, di sebuah toko buku kecil di kota kecil...duh, itu wow banget rasanya!! Tentu saya beli donk..... Sampai rumah langsung saya baca.....dan nggak mudeng apa isinya!!! hahahaaa....

Saya ingat sekali saya berkali-kali membuka kamus untuk setiap kata sulit yang saya temukan. Dan saat itu belum jaman Handphone, smartphone, dan sebagainya. Bayangkan betapa repotnya membuka kamus halaman demi halaman, mengurutkan kata demi kata....sampai leher saya sakit karena menunduk terus. Dan setelah satu bab selesai dibaca, dengan ratusan kali membuka kamus tentu saja, betapa kagetnya saya bahwa saya tidak mengerti konteks dari kalimat-kalimat yang saya baca. Tentu saya jengkel donk. Saya ingat sekali saya sempat ngambek dan tak mau membuka dua buku itu sampai beberapa lama. Dan kali kedua saya mencoba membacanya, saya sengaja tidak membuka kamus. Ajaib! Justru saya lebih mengerti isinya dengan membaca konteksnya daripada membuka kamus berkali-kali. Novel bahasa Inggris tebal yang pertama kali saya baca adalah Harry Potter nomor 5, 6, dan 7, yang karena tidak sabar menanti versi terjemahannya, sudah saya baca duluan dalam versi bahasa Inggrisnya.

Kemudian saya kuliah di jurusan bahasa Inggris. Dari situ para dosen mulai pelan-pelan menugaskan sebuah cerpen atau novel berbahasa Inggris untuk dibaca, kemudian didiskusikan di kelas. Namun saya masih merasa terbebani, karena novel-novel tersebut tidak ada yang bergenre fantasy, genre favorit saya, hahahaaaa...... Tapi sejak saat itu saya mulai giat mencari ebook-ebook berbahasa Inggris untuk dibaca, dan....sampai sekarang menjadi penimbun ebook sejati :D *lirik tumpukan ebook yang tersebar di semua gadget*

Sekian cuap-cuap saya, semoga bermanfaat bagi teman-teman yang ingin mulai membaca buku-buku berbahasa Inggris :)

10 komentar:

  1. Kalau sama aku, harusnya berjudul "Ayo membaca buku berbahasa Indonesia" karena Nina udah gak pernah baca indo :| piye iki coba? Haha

    BTW, buku berbahasa Inggris full yang kubaca itu Fifty Shades of Grey, tahun 2011 apa ya? Pokoknya pas pertama keluar, sodaraku ngebeliin karena katanya "aku butuh memperluas jenis bacaan". Well, I was surprised, karena aku masih 17th dan udah baca BDSM (sekacau apapun itu) X) Tapi karena itu aku mulai pegang buku-buku berbahasa Inggris, dan sampai sekarang, aku lebih nyaman baca buku Inggris. Buku Inggris menawarkan lebih banyak variasi buat selera bacaanku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaaaa....iya Nin, aku juga pengen memperbanyak baca buku lokal nih, malu rasanya jarang baca buku lokal dan lebih banyak buku enggres *tutupan bantal* wkwkwk ;p

      Hapus
  2. waktu pertama baca buku inggris sekitar SMA. saat itu bekal kosakata udah lumayan banyak soalnya kan udah belajar bahasa inggris sejak SD.
    tapi tetep......masih bloon. ga mudeng ceritanya gimana, apalagi maksudnya gimana. yang paling sedih itu pas baca jokes tp sayanya ga dapet di mana jokesnya -.- sampe bingung kenapa kok novelnya masuk kategori humor padahal aku ga ketawa2, menderita malah huhuhu.
    setelah itu nekat. tiap ada kata yang ga familiar dan terlalu males buka kamus langsung tabrak aja. BABLAAAAS. terus mulai rajin googling istilah2 slang sama idiom, pengen tau artinya apa. tumblr sama tv series bersubtitle inggris juga membantu banget buat memperkaya perbendaharaan kata-kata gaul.
    dan berkat tahun-tahun penuh siksaan dan derita (mulai lebay), akhirnya bisa baca buku secara *EHEMMM* gratis. yeaaaa happy ending.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahahaaaaa.... iya San, TV series bersubtitle enggres memang membantu banget *trus inget belum nonton The Flash episode terbaru* #Eh

      Hapus
  3. Mbak bagi2 dong ebook novel bahasa inggrisnya.

    BalasHapus
  4. Thanks mbak Ika sdh mau curhat hehehe

    BalasHapus
  5. Beberapa tahun terakhir ini aku juga udah full baca novel bahasa inggris semua....karena jujur aja kalau dalam bahasa inggris itu banyak pilihan genrenya,,,,,walaupun awal" baca pusing karena banyak kata yang nggak d'mengerti....tpi sekarang udah jarang banget buka kamus......walaupun banyak teman" yang nyiyir ngatain aku sok banget baca buku bahasa inggris....aku sih cuek aja...☺

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...