Rabu, 23 Mei 2012

Harry Potter and the Chamber of Secret (J.K. Rowling)

Kisah petualangan Harry Potter di tahun keduanya di Sekolah Sihir Hogwarts (Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry) ini lebih “dark” daripada buku pertama. Ceritanya dimulai dengan kunjungan tak terduga dari Peri Rumah bernama Dobby, yang memperingatkan Harry akan bahaya besar yang menantinya di Hogwarts. Dobby bahkan sempat mencegah kembalinya Harry ke Hogwarts dengan cara menutup palang rintangan di Peron 9 ¾. Alhasil, Harry dan Ron, sahabatnya, terpaksa kembali ke Hogwarts naik “mobil terbang”...!!! Tentu saja hal ini membuat geger seluruh Hogwarts. Belum lagi adanya guru baru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam yang menyebalkan bernama Gilderoy Lockhart, gangguan tak diinginkan dari hantu di toilet anak perempuan Myrtle Merana. Tapi itu semua belum seberapa. Murid-murid kelahiran Muggle dibuat membatu! Siapa dalang dari semua itu? Parahnya lagi, Harry Potter lah yang jadi tersangka utamanya.

Jika buku pertamanya terkesan seperti sebuah “perkenalan” atau “intro” dari saga ini, maka buku kedua ini bisa dikatakan tempat dimana masalah-masalah serius mulai muncul. Certanya memang terkesan “dark” karena melibatkan beberapa tokoh hantu yang menjadi sentral konflik, dan horror tersembunyi yang ada di kamar rahasia. Dan menurut saya, dari ketujuh buku Harry Potter, buku inilah yag paling mendekati genre “horror”.

Enjoy!

-Love, Ika-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...